Jumat, 31 Januari 2025

Kapolres Ogan Ilir Polda Sumsel AKBP Bagus Suryo Wibowo, S.I.K Terima Audiensi DPW PWDPI Prov.Sumsel

Ogan Ilir,MEDIABANSER08.COM

Kapolres Ogan Ilir (OI),  AKBP Bagus Suryo Wibowo, S.I.K menerima audiensi dari Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Persatuan Wartawan Duta-Pena Indonesia (PWDPI) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Jum'at (31/01/2025).

Audiensi dari DPW PWDPI Sumsel tersebut, merupakan yang pertama kunjungan ke Polres, dalam hal ini Polres Ogan Ilir, Polda Sumsel.

Kapolres AKBP Bagus Suryo Wibowo mengatakan, audiensi ini sangat bagus karena Polri merupakan mitra pers.

“Polri tidak bisa bekerja sendirian. Harus ada dukungan masyarakat, dukungan pers juga dalam hal publikasi,” kata AKBP Bagus Suryo Wibowo, S.I.K Kapolres OI usai audiensi.
Kapolres Bagus juga menginginkan, adanya jalinan dan kerjasama yang baik antara Polres OI dan media terutama dalam hal ini DPW PÅ´DPI Prov.Sumsel.

Dengan hubungan dan kerjasama yang baik, maka program Polri dapat tersampaikan kepada masyarakat melalui pemberitaan media massa dengan baik.

“Audiensi ini selain ajang silaturahim, juga kita ingin semakin mempererat hubungan dengan rekan-rekan media. Seperti halnya DPW PWDPI Sumsel,” kata Bagus.

Sementara itu, Ketua DPW PWDPI Sumsel Desri Nago, SH menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kapolres Ogan Ilir, Polda Sumsel yang telah menerima kami, DPW PWDPI Prov.Sumsel.

Desri Nago, SH menyampaikan DPW PWDPI Sumsel sebagai salah satu organisasi pers berkomitmen memperkuat sinergi dengan Polri.

“Tentunya, kami siap mendukung Polri dalam hal ini Polres OI di bidang publikasi. Kami tahu, selama ini hubungan pers dan Polri khususnya Polres OI sudah berjalan sangat baik,” ucap Desri Nago.

Dilanjutkannya, selain audiensi dengan Polres OI, agenda terdekat adalah Audiensi dengan Polda Sumsel.

“Terakhir, kami tadi meminta kepada Kapolres Ogan Ilir, Polda Sumsel AKBP Bagus Surya Wibowo, S.I.K. untuk menjadi Pembina DPW PWDPI Prov.Sumsel, alhamdullilah Pak Kapolres bersedia,"pungkasnya.(tim/red) 

Kapolsek Cikarang Selatan Hadiri Peringatan Isro Mi'raj Dan Salam Cinta Untuk Palestina

Cikarang Selatan,MEDIABANSER08.COM

Kapolsek Cikarang Selatan, Kompol Ridha Poetera Aditya, S.H., S.I.K., M.Si, menghadiri acara peringatan Isra Mi'raj dan salam cinta untuk Palestina yang digelar di gedung serba guna 77 Komala Perum Wahana Blok G5, Desa Sukadami, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi pada Jumat (31/01/2025) mulai pukul 09.00 WIB.

Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain Kompol Ridha Poetera Aditya, S.H., S.I.K., M.Si Selaku Kapolsek Cikarang Selatan, Siswo Prandoko selaku Danramil Lemahabang, AKP Wahyudianto Selaku Wakapolsek Cikarang Selatan, H. Muhammad Said, S.E., M.Si selaku Camat Cikarang Selatan, Sri Sugiarti selaku Ketua Alisa Khadijah Kab. Bekasi, dan Damin Sada selaku Ketua Jajaka.
Peringatan Isra Mi'raj ini diselenggarakan sebagai momentum untuk mengenang perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW dalam menerima perintah shalat. Selain itu, acara ini juga menjadi ajang untuk menyampaikan dukungan dan solidaritas terhadap Palestina.
Dalam sambutannya, Kompol Ridha Poetera Aditya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya acara ini. 

Beliau berharap kegiatan ini dapat mempererat tali silaturahmi antar warga serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan.

"Kami sangat mendukung kegiatan-kegiatan positif seperti ini. Semoga acara ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan memperkuat rasa Solidaritas kita terhadap saudara-saudara kita di Palestina," ujar Kompol Ridha.

Acara peringatan Isra Mi'raj dan salam cinta untuk Palestina ini berlangsung dengan lancar dan penuh khidmat. Para peserta mengikuti rangkaian acara dengan antusias, mulai dari pembacaan ayat suci Al-Quran, ceramah agama, hingga doa bersama.
(Tim/red) 

Kamis, 30 Januari 2025

Mengevaluasi Fungsi dan Kinerja Kapolsek Ketungau Tengah dalam Kasus PETI

Sintang Kalbar,MEDIABANSER 08.COM

Mengenai pemberitaan Tambang Emas Tanpa Ijin ( PETI ) di Sungai Nanga Merakai Ketungau Tengah kabupaten Sintang Kalimantan Barat, Kapolsek Ketungau Tengah .....Supriadi menanggapi, "Kan sudah masuk berita dan tak perlu lagi konfirmasi, kalau konfirmasi sebelumnya bang", kata Kapolsek saat dihubungi via telepon miliknya pada 30 januari 2025.

Saat ditanya keberadaan tambang emas di sungai nanga merakai Kapolsek menjawab, "silahkan anak buahnya kroscek langsung kelokasi saja, kan sudah naik berita tidak perlu konfirnasi lagi, atau langsung konfirmasi sama bapak Kapolres Sintang aja pak", pesan Kapolsek.

Apakah memang dekat dengan Kantor Polsek?, "Silahkan di cek aja, dan yang kerja warga disitulah yang pasti ", ujar Kapolsek.

"Dan yang lebih jelas tau pastinya silahkan suruh kirim timnya kelokasi langsung, berapa jumlahnya, warga dari mana?, kalau misalnya memang nanti kalau saya terkesan mau ngapain gitu, tapi kalau misalnya bapak cek langsung kan.

Bagaimana apakah ada rencana peninjauan atau ditindak lanjuti dari polsek ke lokasi tentang pemberitaan bagaimana pak? Kapolsek menyampaikan, "silahkan ditindaklanjuti nanti kita sama sama, nanti saya kawan kan, kalau saya terjun kelapangan tanpa ada media dari bapak kan tidak ada gunanya, sebaiknya sih kita sama sama berangkat ayo", ajak Kapolsek dengan nada seolah menantang.

Dengan pernyataan Kapolsek tersebut, boleh di pertanyakan fungsi dan kinerjanya Kapolsek Terkait Penambang Emas Tanpa Ijin ( PETI ) beraktivitas di Sungai Nanga Merakai Ketungau Tengah kabupaten Sintang Kalimantan Barat.

Unik dan mirisnya Para Penambang Emas Tanpa ijin tersebut ada yang terang terangan beroperasi tidak jauh sekitar 500 meter dari Mapolsek Ketungau tengah dan terkesan Pembiaran dan diperkirakan telah beroperasi mulai bulan desember 2024 lalu.

Menurut warga yang tidak ingin namanya di tuliskan para pekerja sudah beraktivitas sekitar desember 2024 lalu sampai hari ini 24 januari 2025, dan jumlah mesin jeknya sekitar puluhan set mulai dari nanga merakai sampai kedembak merakai, nama sungainya sungai merakai", kata warga.

"Bukan kita usil, tapi cobalah bekerja jangan di pusat kecamatan, dan sangat menyolok sekali,  bahkan Kapolsek sendiri nampaknya juga membiarkan mereka bekerja, karena mereka kerja tidak jauh dari kantor polsek merakai, dan kalau tidak salah baru kali ini di sungai nanga merakai dikerjakan, apalagi sekarang ini musim penghujan, waspada terhadap banjir itu penting,", ungkap warga.

"Lagipula saat warga yang ingin melintasi Sungai merakai akan sangat berbahaya bagi speed yang turun dari Desa Swadaya, dan sekitarnya, dan berharap bagi pekerja silahkan cari lokasi yang lain untuk menghindari korban", harap warga.

Tim/red

Rabu, 29 Januari 2025

Warga Nanga Merakai Mengeluh Dengan Keberadaan PETI Di Sungai Merakai


Sintang Kalbar,MEDIABANSER 08.COM

Puluhan Penambang Emas Tanpa Ijin ( PETI ) beraktivitas di Sungai Nanga Merakai Ketungau Tengah kabupaten Sintang Kalimantan Barat.

Unik dan mirisnya Para Penambang Emas Tanpa ijin tersebut ada yang terang terangan beroperasi tidak jauh sekitar 500 meter dari Mapolsek Ketungau tengah dan terkesan Pembiaran dan diperkirakan telah beroperasi mulai bulan desember 2024 lalu.
Menurut warga yang tidak ingin namanya di tuliskan para pekerja sudah beraktivitas sekitar desember 2024 lalu sampai hari ini 24 januari 2025, dan jumlah mesin jeknya sekitar puluhan set mulai dari nanga merakai sampai kedembak merakai, nama sungainya sungai merakai", kata warga.

"Bukan kita usil, tapi cobalah bekerja jangan di pusat kecamatan, dan sangat menyolok sekali,  bahkan Kapolsek sendiri nampaknya juga membiarkan mereka bekerja, karena mereka kerja tidak jauh dari kantor polsek merakai, dan kalau tidak salah baru kali ini di sungai nanga merakai dikerjakan, apalagi sekarang ini musim penghujan, waspada terhadap banjir itu penting,", ungkap warga.

"Lagipula saat warga yang ingin melintasi Sungai merakai akan sangat berbahaya bagi speed yang turun dari Desa Swadaya dan sekitarnya, dan berharap bagi pekerja silahkan cari lokasi yang lain untuk menghindari korban", harap warga.

(Tim/red) 

Diduga Melanggar Aturan, Ketua PWDPI Jambi Irwanda Naufal Idris Kecam Angkutan Batubara

Jambi,MEDIABANSER 08.COM

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (PWDPI) Provinsi Jambi, Irwanda Naufal Idris, dengan tegas mengecam dugaan  pelanggaran yang dilakukan oleh angkutan batubara yang masih beroperasi di jalan nasional, pada (29/1/2025).

Berdasarkan surat instruksi Gubernur Jambi (S.541.2442/Setda.PRKM/IX/2024 tertanggal 2 September 2024) untuk menghentikan aktivitas tersebut, pemilik Izin Usaha Pertambangan (IUP) dan penyedia transportir tampaknya tidak mengindahkan aturan yang telah ditetapkan.  

Terpisah, Aksi Damai oleh puluhan masyarakat,  Payo Selincah, yang turut bersama jajaran pengurus  DPW PWDPI Provinsi Jambi, ditemukan fakta di lapangan bahwa ratusan truk batubara tetap beroperasi membawa hasil tambang dari mulut tambang ke berbagai lokasi bongkaran, kondisi ini menunjukkan lemahnya pengawasan serta minimnya penindakan oleh pihak berwenang, sehingga pelanggaran terus terjadi tanpa sanksi yang berarti.

"Intruksi Gubernur Jambi tidak berlaku bagi para pengusaha tambang batu bara,"tegas Ketua DPW Jambi Irwanda Naufal Indris, disela-sela acara saat dikonfirmasi oleh sejumlah awak media

Ketua PWDPI Jambi,vIrwanda Naufal Idris juga menyoroti bahwa pelanggaran ini tidak hanya mencederai kebijakan yang telah dibuat pemerintah, tetapi juga membahayakan keselamatan pengguna jalan umum. Kasus kecelakaan akibat angkutan batubara sudah sering terjadi, bahkan telah merenggut banyak nyawa. 

"Hal ini telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat, yang setiap harinya harus menghadapi risiko besar di jalan raya akibat kendaraan berat yang masih bebas melintas,"ujarnya.

Ketua DPW PWDPI Provinsi Jambi mendesak pemerintah dan aparat penegak hukum untuk bertindak tegas terhadap pelanggar aturan. Kebijakan tanpa implementasi yang kuat masih kata dia, hanya akan menjadi aturan kosong yang tidak memberikan perlindungan bagi masyarakat.  

"Dalam aksi masyarakat Payo Selincah bersama DPW PWDPI Provinsi Jambi ini menjadi bukti bahwa publik tidak tinggal diam terhadap pelanggaran yang terus berlangsung. Mereka akan terus mengawal persoalan ini hingga ada langkah nyata dari pemerintah untuk memastikan aturan ditegakkan dan keselamatan masyarakat tidak lagi terancam oleh angkutan batubara di jalan nasional,"pungkasnya.(Tim/red)

Baca Juga Berita Viral