Minggu, 09 November 2025

Kepsek SMAN.1 Tambusai Utara Saat di Konfirmasi Tidak Menggubris Terkait Dana BOSP.

Kab.Rohul,BMSNEWSCHANNEL.COM

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meminta kepala Kejaksaan Agung Republik Indonesia agar tidak main-main dalam memberantas korupsi, hal ini  terbukti di ungkapkan oleh ST. Burhanudin Selakau Kepala Kejaksaan Agung Republik Indonesia, dalam kasus tindak pidana korupsi pengadaan laptop chromebook di Kementerian Pendidikan Kebudayaan dan Ristek Ri yang merugikan keuangan negara sebesar Rp.1,98 Triliun APBN  tahun 2021/2022.

Tampaknya di SMAN.1 Tambusai Utara Kab. Rohul yang di jabat oleh Auzar sebagai kepsek sampai sekarang 2025 belum tersentuh APH.

Dari hasil audit investigasi kami Gerakan Aliansi Rakyat Anti Korupsi (GARRI) Ilham Salmi,SH mengatakan kepada wartawan (10/11/25) bahwa ada temuan investigasi yang kami peroleh di SMAN.1 Tambusai Utara pada tahun anggaran 2023 / 2024 sarat dengan fiktif penggunaan belanja BOSPnya,  yang terindikasi manipulatif, dengan jumlah siswa 715 orang tahap ke I laporan ARKAS SPjnya tegasnya sebagai berikut 2024 ;

penerimaan Peserta Didik baru
Rp 1.679.000

pengembangan perpustakaan
Rp 600.000

kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler
Rp 7.520.000

kegiatan asesmen/evaluasi pembelajaran
Rp 26.420.800

administrasi kegiatan sekolah
Rp 51.895.800

pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan
Rp 2.000.000

langganan daya dan jasa
Rp 20.025.000

pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah
Rp 0

penyelenggaraan kegiatan kesehatan, gizi, dan kebersihan
Rp 0

penyelenggaraan bursa kerja khusus, praktik kerja industri atau praktik kerja lapangan di dalam negeri, pemantauan kebekerjaan, pemagangan guru, dan lembaga sertifikasi profesi pihak pertama
Rp 0

penyelenggaraan kegiatan uji kompetensi keahlian, sertifikasi kompetensi keahlian dan uji kompetensi kemampuan bahasa Inggris berstandar internasional dan bahasa asing lainnya bagi kelas akhir SMK atau SMALB
Rp 0

pembayaran honor
Rp 210.000.000

Total Dana
Rp 320.140.600

Berikut belanja dana BOSP tahap ke II di SMAN.1 Tambusai Utara tahun 2023/2024
jumlah siswa 778 orang sebagai berikut ;

penerimaan Peserta Didik baru
Rp 8.670.000

pengembangan perpustakaan
Rp 150.227.000

kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler
Rp 8.240.000

kegiatan asesmen/evaluasi pembelajaran
Rp 75.049.200

administrasi kegiatan sekolah
Rp 169.405.900

pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan
Rp 39.215.000

langganan daya dan jasa
Rp 31.875.000

pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah
Rp 246.577.000

penyelenggaraan kegiatan kesehatan, gizi, dan kebersihan
Rp 47.600.000

penyelenggaraan bursa kerja khusus, praktik kerja industri atau praktik kerja lapangan di dalam negeri, pemantauan kebekerjaan, pemagangan guru, dan lembaga sertifikasi profesi pihak pertama
Rp 0

penyelenggaraan kegiatan uji kompetensi keahlian, sertifikasi kompetensi keahlian dan uji kompetensi kemampuan bahasa Inggris berstandar internasional dan bahasa asing lainnya bagi kelas akhir SMK atau SMALB
Rp 0

pembayaran honor
Rp 140.000.000

Total Dana
Rp 916.859.100
 
Sambang Ilham Salmi, SH, membeberkan kepada wartawan, data yang kami miliki saat ini  berupa dokunen ARKAS, photo belanja dana BOSP dan BOSDA di SMAN.1 Tambusai Utara tahun 2024 ujarnya.

Lanjutnya lagi (Ilham Salmi, SH-red) bahwa dengan bukti permulaan ini berupa berkas dokumen belanja BOSP di SMAN.1 Tambusai Utara, sarat dengan kecurangan dan manipulatif SPjnya.

Kami GARRI meminta Kajari Rokan Hulu agar segera memeriksa oknum Kepsek SMAN.1  Tambusai Utara beserta bendaharanya, yang saat ini adanya data yang kami miliki, bahwa kepseknya (SMAN.1 Tambusai Utara) masih menjabat. Minta agar di audit laporan SPjnya, terkait penyalagunaan dana BOSDA dan BOS yang tumpang tindih SPjnya baik dari Kemendikbud  dan Disdik Riau.

Bahwa ada temuan kita, penggajian oknum komite di sekolah, kita juga minta penyidik Kejaksaan Negeri Rohul usut dugaan pungli uang yang berkedok koperasi bisnis seragam sekolah setiap tahun, di SMAN .1 Tambusai Utara dan sewa kantin yang di tarik oleh sekolah setiap tahun. 

Dari penelusuran kami (GARRI), adanya informasi i penerimaan diskon belanja SIPLah, atau fee (gratifikasi) dari vendor penyedia barang dan jasa, baik belanja administrasi sekolah, sarana dan prasarana sekolah dan belanja lainnya, yang sarat dengan manopoli ungkap Ilham Salmi,SH kepada wartawan dengan tegas.

Tim/Red

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Baca Juga Berita Viral